KOMPAS.com - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyatakan belum berencana ikut membangun dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Kantor Komunikasi, Informasi dan Pelayanan Publik UPI, Vidi Sukmayadi menuturkan bahwa masih banyak hal yang perlu dipertimbangkan.
"Saat ini UPI belum memiliki rencana konkret terkait keterlibatan operasional dan pembangunan dapur SPPG serta belum ada komunikasi dengan BGN (Badan Gizi Nasional) terkait hal tersebut," kata Vidi Sukmayadi melalui pesan singkat, Rabu (28/5/2026).
UPI masih tetap turut memberikan sumbangsih terhadap MBG namun dari sisi penelitian ilmiah.
Baca juga: Tidak Ikut Bangun Dapur MBG, Rektor UM: Lebih Tepat Lakukan Kajian Ilmiah
"Sejauh ini, dukungan yang diberikan UPI adalah dari sisi akademis, sejalan dengan mandat utama berdasarkan Tridharma Perguruan Tinggi melalui berbagai kajian dan penelitian yang melibatkan prodi-prodi yang relevan agar dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pelaksanaan MBG ini," ujar Vidi Sukmayadi.
Seperti diketahui, Kepala BGN yakni Dadan Hindayana sempat mengusulkan agar satu perguruan tinggi minimal memiliki satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBG.
"Saya kira kampus perlu memahami ini, karena ini peluang besar. Minimal punya satu SPPG dulu, dan kalau bisa pasokannya berasal dari civitas akademika sendiri,” ujar Dadan dalam Forum U25
Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) di Makassar pada 28 April 2026, dikutip dari situs BGN.
Kala itu Dadan juga sekaligus meresmikan SPPG Tamalanrea 14 di Universitas Hasanuddin (Unhas).
Baca juga: Unej Masih Tunggu Kepastian Bangun Dapur MBG
Pekerja menyiapkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Sehat Kemala Bhayangkari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026). Kementerian Keuangan hingga 9 Maret 2026 telah menggelontorkan anggaran belanja Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program MBG sebesar Rp44 triliun atau setara 13,1 persen dari total alokasi anggaran APBN sebesar Rp335 triliun. Dapur MBG ini dikelola oleh yayasan Unhas, Yayasan Metavisi Akademika. Serta dapur MBG pertama di lingkungan perguruan tinggi berbadan hukum (PTNBH).
Arahan Kepala BGN tersebut kemudian disambut baik perguruan tinggi negeri (PTN)..
IPB University yang siap mengoperasikan dua dapur MBG di wilayah Bogor, Jawa Barat.
Sementara PTN-PTN lainnya menyatakan masih melakukan kajian mendalam sebelum benar-benar mendirikan dapur MBG.
Baca juga: Guru Kini Bisa Pantau Kualitas Menu MBG, Laporkan via Aplikasi
Namun ada pula PTN yang tegas menyatakan tidak akan ikut berpartisipasi yakni Universitas Negeri Malang (UM).
UM menyatakan lebih pas jika ikut andil ke MBG dengan melakukan penelitian ilmiah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang